29 Juni 2019 17:24:49
Ditulis oleh Administrator

Pemerintah Desa Jenu Adakan Lelang Sewa TKD Sawah Dadakan dan Sawah Sembelihan Periode 2019-2021

Jenu (www.jenu.desa.id) - Jum'at pagi kemarin (28/06/2019) balai Desa Jenu tampak ramai. Jika biasanya di parkiran hanya ada beberapa motor milik perangkat desa dan warga yang ingin mengurus surat atau keperluan lain, namun pagi itu di depan pendopo nampak beberapa motor terparkir. Di depan gerbang juga nampak beberapa orang sedang berbincang-bincang. Hal ini dikarenakan pada pagi tersebut Pemerintah Desa mengadakan kegiatan lelang sewa 2 bidang Tanah Kas Desa (TKD), yaitu sawah dadakan dan sawah sembelihan.

Kegiatan lelang sewa TKD tersebut diadakan sehubungan dengan telah habis masa sewa TKD sawah dadakan dan sembelihan periode sebelumnya. Acara tersebut digelar di Balai Desa Jenu dengan peserta lelang para peminat sewa yang sebelumnya telah diberitahu oleh pihak desa melalui ketua RT di masing-masing wilayahnya.

Ada kurang lebih 7 orang peserta lelang yang sebagian besar berasal dari Dusun Kejenon (mayoritas petani di Desa Jenu ada di Dusun Kejenon - Adm). Selain dihadiri oleh peserta lelang, kegiatan ini juga dihadiri oleh BPD Desa Jenu dan ketua RT.

Lelang sewa TKD pada kegiatan ini adalah untuk periode masa sewa 2019-2021 (dua tahun). Sedangkan TKD yang dilelang yaitu sawah dadakan dan sawah sembelihan. Sawah dadakan terletak di NOP 35.23.140.016.010.0073, dengan luas ± 4.150 m2  yang dibagi menjadi 2 petak. Sedangkan sawah sembelihan terletak di NOP 35.23.140.016.009.0073, dengan Luas : ± 5.820 m2 yang dibagi menjadi 3 petak.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Desa Jenu, HM. Kholik yang mewakili Kepala Desa. Dalam penyampaiannya HM. Kholik menjelaskan beberapa hal terkait tata cara (aturan) lelang sewa TKD yang akan dilaksanakan. Diantaranya adalah pihak desa membuka harga sewa minimal per tahun untuk setiap bidang, kemudian peserta lelang dipersilakan saling menawar dengan harga tertinggi dan apabila terdapat lebih dari 1 orang dengan penawaran tertinggi maka akan diundi. Nama yang keluar nantinya yang akan berhak menyewa untuk 2 tahun, dan nama yang sudah mendapatkan undian tersebut tidak diperkenankan untuk mengikuti undian berikutnya. Selain itu untuk para ketua RT dan BPD yang hadir tidak diperkenankan mengikuti lelang karena masing-masing sudah mendapatkan bengkok.

Setelah menjelaskan tata cara lelang dan seluruh peserta lelang menyetujui tata cara tersebut, berikutnya Sekretaris Desa menyampaikan harga minimal yang diajukan desa. Untuk sawah dadakan biaya sewa per tahun adalah Rp 3.500.000,- sedangkan sawah sembelihan adalah Rp 5.000.000,- per tahun. Berikutnya sekretaris desa menyerahkan kepada ketua BPD, Muhammad Al Amin, S.Kom, S.PdI, M.PdI untuk memimpin jalannya proses lelang.

Pak Amin (sapaan akrab ketua BPD Jenu) selanjutnya memimpin jalannya lelang dengan menawarkan kepada para peserta lelang apakah ada yang mau menawar dengan harga yang lebih tinggi. Para peserta lelang menyetujui untuk menggunakan harga yang diajukan oleh desa yang disampaikan sekretaris desa, menjadi harga sewa per tahun. Untuk selanjutnya para peserta menyepakati agar diundi, dengan cara menuliskan nama-nama peserta dalam sebuah kertas kemudian dikocok. Sedangkan untuk urutan pengundian adalah berturut-turut dimulai sawah dadakan kemudian sawah sembelihan.

Setelah dilakukan pengundian, hasil pengundian adalah sebagai berikut :
1. Sawah Dadakan : KASMAD (Dsn. Kejenon RT 003 RW 003)
2. Sawah Sembelihan : ASMUNI (Dsn. Kejenon RT 003 RW 003)

Adapun masa sewa berlaku 29 Juni 2019 s/d 28 Juni 2021 (2 tahun), sedangkan untuk pembayaran biaya sewa dapat dibayarkan 2 kali. Pembayaran I maksimal dibayarkan tanggal 28 Juli 2019 (satu bulan setelah pelaksanaan lelang) dan pembayaran II maksimal dibayarkan tanggal 28 Oktober 2019 (setelah panen I). Pembayaran harus dilakukan di kantor desa pada jam kerja dan ditujukan kepada bendahara desa.

Seluruh peserta lelang dan para hadirin dapat menerima dan menyetujui hasil undian sewa TKD yang dilaksanakan pada kegiatan ini. Mereka sangat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan sehingga suasana menjadi meriah.

Hasil keputusan dari kegiatan lelang ini selanjutnya dituangkan dalam berita acara desa dan diketahui oleh BPD. Sedangkan dana hasil sewa TKD ini nantinya akan dimasukan dalam anggaran pendapatan desa dan akan dipergunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. (www.jenu.desa.id - admin)



image
Gambar Tambahan 1 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 2 Lihat Gambar
image
Gambar Tambahan 3 Lihat Gambar
Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus